Rangkaian start berurutan dua motor (interlock urutan)
Banyak mesin menuntut urutan: konveyor penerima harus jalan sebelum konveyor pengumpan, pompa pelumas harus jalan sebelum mesin utama, blower harus jalan sebelum pemanas. Yang mengikat urutan itu satu kontak bantu saja — kontak NO kontaktor motor pertama yang memberi makan SELURUH cabang kendali motor kedua.
Diagram rangkaian 3.9 — Start berurutan dua motor
Motor 2 tidak bisa dijalankan sebelum motor 1 jalan, dan ikut berhenti begitu motor 1 berhenti. Kuncinya satu kontak bantu: K1 43–44 memberi makan seluruh cabang kendali motor 2.
Rangkaian Daya
Rangkaian Kendali
Diagram di atas digambar oleh perender yang sama dengan yang dipakai simulator, saat halaman ini dibangun — bukan gambar terpisah yang bisa berbeda dari alatnya. Penomoran terminal mengikuti kebiasaan IEC.
Cara kerjanya
-
1Motor 1 dijalankan lebih dulu
Cabang kendali motor 1 berdiri sendiri, persis rangkaian DOL berpengunci biasa: START, pengunci, STOP, pengaman beban lebihnya sendiri.
-
2Kontak bantu K1 membuka jalan bagi cabang kedua
Kontak NO kontaktor motor 1 dipasang di pangkal cabang kendali motor 2. Selama motor 1 belum jalan, kontak itu terbuka dan seluruh cabang kedua tidak bertegangan — menekan tombol START motor 2 tidak berakibat apa pun.
-
3Motor 2 baru bisa dijalankan
Sesudah motor 1 jalan, cabang kedua hidup dan tombol START motor 2 bekerja seperti biasa, dengan penguncinya sendiri.
-
4Motor 1 berhenti — motor 2 ikut berhenti
Kontak bantu itu membuka lagi, dan seluruh cabang kedua kehilangan suplainya. Ikatannya berlaku dua arah tanpa perlu kabel tambahan: yang memberi izin start juga yang mencabutnya.
Kesalahan yang sering terjadi
Mengambil fasa cabang kedua langsung dari rel
Kalau cabang kendali motor 2 disuap langsung dari rel, urutannya tidak mengikat apa pun: motor 2 bisa dijalankan sendirian, dan tetap jalan sesudah motor 1 berhenti. Panelnya kelihatan bekerja — sampai orang menjalankan motor 2 lebih dulu dan mesinnya rusak karena urutan yang dilanggar.
Satu pengaman beban lebih untuk dua motor
Tiap motor punya arus nominalnya sendiri, dan satu pengaman yang disetel untuk jumlah keduanya tidak akan pernah memutus saat salah satu motor kelebihan beban. Masing-masing harus punya pengamannya sendiri.
Coba sendiri
Rangkaian ini bisa dijalankan langsung di peramban: tekan tombolnya, dan arusnya digambar bergerak di kabel yang benar-benar dialiri. Tidak perlu daftar akun, dan keduanya terbuka untuk semua orang.
Buka Start berurutan dua motor di simulator
Atau langsung ke bagian yang paling dekat dengan pekerjaan sungguhan: panel yang sudah rusak, gejalanya di depan mata, dan multimeter untuk menelusurinya. Rangkaian ini punya 8 kerusakan yang bisa disuntikkan, dan yang mana yang kena tidak diberitahukan.
Yang ada di balik kode akses
Membaca diagram dan menelusuri kerusakannya terbuka untuk semua orang, dan tetap begitu. Yang perlu kode akses ada tiga, dan ketiganya menyambung langsung dari halaman ini:
- Mode Rakit — papan kosong dan rak komponen, untuk merakit sendiri Start berurutan dua motor dari nol lalu dibandingkan dengan rangkaian acuannya.
- Ebook — bacaan teori berjenjang, dengan satu bab khusus untuk rangkaian 3.9 ini.
- Hitungan desain panel — arus nominal, ukuran kontaktor, setelan pengaman beban lebih, penampang kabel, dan jatuh tegangan untuk motor yang benar-benar dipasang.
Sekali bayar, berlaku selamanya, tanpa autodebet dan tanpa pendaftaran akun. Sebelum memutuskan, seluruhnya bisa dicoba dulu tanpa membayar dan tanpa memasukkan data apa pun.
Pertanyaan yang sering muncul
Kontak bantu nomor berapa yang dipakai?
Kontak NO mana pun yang belum terpakai — pada gambar ini 43–44, sebab 13–14 sudah dipakai sebagai pengunci motor 1. Yang penting jenisnya NO dan miliknya kontaktor motor pertama.
Bagaimana kalau motor 2 harus tetap jalan sebentar setelah motor 1 berhenti?
Itu kebutuhan yang berbeda dan menuntut timer tunda mati, bukan kontak bantu langsung. Rangkaian ini sengaja mengikat keduanya seketika — yang paling sering dibutuhkan pada konveyor dan pompa pelumas.
Bisakah diperluas ke tiga motor?
Bisa, polanya bertingkat: kontak bantu motor 2 memberi makan cabang kendali motor 3. Berhentinya pun ikut bertingkat — motor 1 berhenti mematikan keduanya.