Belajar Listrik Simulator rangkaian kendali motor 3 fasa

Rangkaian star delta manual tanpa timer (3 kontaktor)

Tiga kontaktor yang sama dengan star delta otomatis, tetapi tanpa timer: operator yang menekan tombol SEGITIGA saat putaran motor dianggap sudah cukup. Pelajaran utamanya bukan soal tombol, melainkan soal waktu. Jeda antara bintang lepas dan segitiga menutup tetap ada di sini — bukan karena diprogram, melainkan karena jangkar kontaktor bintang butuh waktu nyata untuk benar-benar lepas. Rangkaian yang benar harus menunggu waktu itu, apa pun cara pemicunya.

Diagram rangkaian 3.5 — Star-Delta manual

Tiga kontaktor seperti 3.6, tapi tanpa timer: operator yang menekan tombol SEGITIGA saat putarannya dianggap sudah cukup. Pindah terlalu cepat berarti motor belum sempat naik putaran; terlalu lama berarti arus start ditahan lebih lama daripada perlu.

Rangkaian Daya

123456123456123456U1U2V1V2W1W2M 3~345612123456L1L2L3Q1 — MCB 3 fasaK1 — utamaF2 — TORK3 — BINTANGK2 — SEGITIGAKeluarannya menyilang:L1→W2, L2→U2, L3→V2.Itulah yang membentukhubungan segitiga.Sisi dayanya sama persis dengan 3.6. Yang berbeda hanya siapa yang memindahkan bintang ke segitiga:di sini operator lewat tombol, bukan timer. Titik bintang: K3 menyatukan U2–V2–W2, arus start sepertiga.

Rangkaian Kendali

F29596S0STOP12S1BINTANG34K11314A1A2K1S2SEGITIGA12K22122A1A2K3S2SEGITIGA34K21314K32122A1A2K2L1 — fasa, diambil setelah Q1N — netralF2 95–96 memutus seluruh kendali saat TOR trip.Satu STOP untuk semuanya.S1 menjalankan K1 dan K3 sekaligus:motor start dalam hubungan bintang.K1 mengunci lewat 13–14 dan tetapmenarik sampai STOP ditekan.Menekan S2 mengerjakan dua hal lewat satu tombol: kontak NC-nya memutus koil K3, kontak NO-nya menghidupkan koil K2 —tetapi K2 baru berarus setelah kontak NC K3 menutup, dan itu terjadi setelah jangkar K3 jatuh. Jeda transisinya bukan angkayang dikarang; ia keluar sendiri dari waktu lepas jangkar. Menekan S2 terlalu sebentar membuat K2 tidak sempat mengunci.

Diagram di atas digambar oleh perender yang sama dengan yang dipakai simulator, saat halaman ini dibangun — bukan gambar terpisah yang bisa berbeda dari alatnya. Penomoran terminal mengikuti kebiasaan IEC.

Cara kerjanya

  1. 1Tombol BINTANG ditekan

    Kontaktor utama dan kontaktor bintang menarik bersamaan. Ujung ketiga belitan motor disatukan, jadi tiap belitan cuma menerima tegangan antar-fasa dibagi akar tiga. Arus startnya turun jadi sepertiga arus start hubungan segitiga.

  2. 2Motor naik putaran

    Torsinya juga sepertiga, jadi motor menaikkan putaran lebih pelan daripada start langsung. Operator menunggu sampai bunyi dan arusnya turun — di panel sungguhan ini dibaca dari amperemeter, bukan dari perasaan.

  3. 3Tombol SEGITIGA ditekan

    Kontaktor bintang lepas lebih dulu, lalu kontaktor segitiga menutup. Belitan disambung ujung ke pangkal dan tiap belitan menerima tegangan antar-fasa penuh. Motor bekerja pada tegangan rancangannya.

  4. 4Jeda transisi keluar sendiri

    Di antara dua langkah terakhir ada selang waktu yang tidak diprogram siapa pun: waktu mekanis jangkar kontaktor bintang untuk benar-benar membuka. Selama jeda itu motor berputar bebas tanpa suplai. Kalau jeda itu tidak ada, bintang dan segitiga menutup bersamaan — dan itu hubung singkat antar fasa.

Kesalahan yang sering terjadi

Menutup bintang dan segitiga bersamaan

Kontaktor bintang menyatukan ketiga ujung belitan; kontaktor segitiga menyambungkan tiap ujung ke fasa yang berbeda. Keduanya menutup berarti tiga fasa bertemu di satu titik. Interlock silang antara kedua koil yang mencegahnya, dan itu bukan pelengkap.

Menekan tombol SEGITIGA terlalu sebentar

Kontaktor segitiga perlu waktu untuk menarik dan menutup kontak penguncinya sendiri. Tombol yang dilepas sebelum penguncinya sempat memegang membuat motor kembali ke keadaan tanpa suplai — kelihatan seperti panel yang mati sendiri.

Pindah terlalu cepat

Motor yang belum naik putaran lalu dipindah ke segitiga menarik arus hampir sebesar start langsung. Seluruh gunanya star delta hilang, dan MCB bisa turun justru pada saat perpindahan.

Coba sendiri

Rangkaian ini bisa dijalankan langsung di peramban: tekan tombolnya, dan arusnya digambar bergerak di kabel yang benar-benar dialiri. Tidak perlu daftar akun, dan keduanya terbuka untuk semua orang.

Buka Star-Delta manual di simulator

Atau langsung ke bagian yang paling dekat dengan pekerjaan sungguhan: panel yang sudah rusak, gejalanya di depan mata, dan multimeter untuk menelusurinya. Rangkaian ini punya 8 kerusakan yang bisa disuntikkan, dan yang mana yang kena tidak diberitahukan.

Cari kesalahannya sendiri

Yang ada di balik kode akses

Membaca diagram dan menelusuri kerusakannya terbuka untuk semua orang, dan tetap begitu. Yang perlu kode akses ada tiga, dan ketiganya menyambung langsung dari halaman ini:

Sekali bayar, berlaku selamanya, tanpa autodebet dan tanpa pendaftaran akun. Sebelum memutuskan, seluruhnya bisa dicoba dulu tanpa membayar dan tanpa memasukkan data apa pun.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa masih dipakai kalau ada versi otomatis?

Untuk belajar, ia memperlihatkan bahwa jeda transisi bukan fitur timer melainkan kebutuhan fisik. Di lapangan, panel manual masih ditemukan pada mesin lama dan pada beban yang waktu startnya sangat berubah-ubah sehingga satu setelan timer tidak pernah pas.

Berapa lama sebaiknya menunggu sebelum pindah?

Sampai putarannya mendekati putaran kerja — pada beban ringan beberapa detik, pada beban berat lebih lama. Yang dibaca arusnya: perpindahan dilakukan setelah arus start turun mendekati arus nominal, bukan setelah hitungan tertentu.

Buka simulator dan seluruh rangkaiannya