Belajar Listrik Simulator rangkaian kendali motor 3 fasa

Rumus hubungan bintang dan segitiga pada motor 3 fasa

Belitan motor yang sama bisa disambung dua cara, dan hasilnya jauh berbeda. Pada bintang ketiga ujung belitan disatukan, sehingga tiap belitan cuma menerima tegangan antar-fasa dibagi √3 — 380 V jadi kira-kira 220 V. Pada segitiga tiap belitan berada langsung di antara dua fasa dan menerima 380 V penuh. Karena tegangan tiap belitan tiga kali lebih besar dalam arti daya, segitiga menarik tepat tiga kali arus jaringan dan tiga kali daya dibanding bintang pada motor yang sama. Perbandingan tiga kali itulah yang dipakai start bintang-segitiga, dan itu pula yang membuat salah sambung membakar belitan.

Rumusnya

Bintang: V belitan = V antar-fasa ÷ √3 Tiap belitan berada antara satu fasa dan titik bintang, jadi 380 V jadi kira-kira 220 V.
Bintang: I jaringan = I belitan Tiap kabel jaringan memikul satu belitan, jadi arusnya sama.
Segitiga: V belitan = V antar-fasa Tiap belitan berada langsung di antara dua fasa, jadi menerima tegangan penuh.
Segitiga: I jaringan = √3 × I belitan Tiap kabel jaringan memikul dua belitan sekaligus.

Contoh terhitung

Sebuah motor dengan impedansi 22 Ω tiap belitan disambung bintang pada jaringan 380 V. Berapa tegangan yang diterima tiap belitan, dan berapa arus yang mengalir di kabel jaringan?

Tegangan tiap belitan 219,4 V
Arus tiap belitan 9,97 A
Arus jaringan 9,97 A
Daya semu 6,56 kVA
Daya nyata 6,56 kW

Angka di atas dihitung oleh kalkulator yang sama dengan yang dipakai di aplikasi, saat halaman ini dibangun — bukan diketik ulang.

Hitung sendiri di sini

Kalkulatornya butuh JavaScript. Rumus dan contoh terhitung di halaman ini tetap lengkap tanpanya.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa motor 220/380 V harus disambung bintang di jaringan 380 V?

Karena angka pertama pada pelat nama adalah tegangan yang boleh diterima satu belitan, dan angka kedua tegangan jaringan yang cocok untuknya. Belitan 220 V yang disambung segitiga di jaringan 380 V akan menerima 380 V penuh — hampir dua kali tegangan rancangannya, dan itu membakarnya dalam hitungan menit.

Kenapa arus start pada hubungan bintang cuma sepertiga?

Karena tegangan tiap belitan turun dengan faktor √3, sehingga arus belitannya juga turun dengan faktor √3, dan arus jaringan turun sekali lagi dengan faktor yang sama. Dua kali √3 adalah 3. Torsinya ikut turun jadi sepertiga juga — itu sebabnya start bintang-segitiga hanya cocok untuk motor yang start tanpa beban berat.

Apakah hubungan segitiga membuat motor lebih kuat?

Bukan lebih kuat, melainkan bekerja pada tegangan yang memang dirancang untuknya. Bintang pada motor yang sama membuatnya bekerja di bawah kemampuan, dan kalau dibiarkan berbeban penuh terus-menerus dalam hubungan bintang, motornya justru panas karena arus yang ditarik naik untuk mengejar beban.

Buka simulator dan kalkulator lengkapnya